Nama sego tempong berasal dari kata “tempong” yang dalam bahasa osing berarti “tampar”. Makanan ini dinamakan demikian karena memang ciri khas dari sego tempong ini adalah sambalnya yang pedas.
Sambal Tempong seakan menampar mulut orang yang menyantapnya. Awalnya Sego Tempong merupakan bekal yang dibawa oleh masyarakat Banyuwangi ke sawah.
Sego Tempong biasanya disajikan dalam porsi besar. Lengkap dengan lauk pauknya untuk menambah tenaga bagi para petani yang sedang berkerja di sawah.
Cita rasa Sego Tempong ini terletak di sambal tempongnya. Biasanya, sambalnya baru dibuat dan masih terasa nikmat ketika disajikan.






0 comments:
Post a Comment